Pertanyaan tentang Majakani Kanza

Pertanyaan yang sering diajukan oleh konsumen tentang MAJAKANI KANZA

– Sis, MAJAKANI KANZA mahal. Padahal bentuknya kecil-kecil kaya gini aja, tp kok bisa mahal?

Jawabannya:

Coba kamu ke dokter kandungan deh, minta obat buat keputihan.

Biasanya dokter akan berikan resep Flagystatin (20rb/ biji). Cara pakainya sama, dimasukin miss V juga dan harus setiap hari pemakaiannya.

Total biaya obat Rp 140rb (obat habis dalam seminggu), belum lagi biaya jasa dokternya, admin RS, dll. Tapi setelah obat habis, keputihan yang bau dan bikin gatal-gatal itu datang lg.

Kalau MAJAKANI KANZA, pakainya cukup seminggu 1x – 2x saja.

Jadi tiap 1 kotak bisa untuk pemakaian 2 – 4 bulan.

Masih bilang MAHAL..??

– Ngeri, takut, ga yakin pakainya. Nanti kalau ga keluar atau ngendap di dalam gmn? Apa ga bahaya tuh?

Jawabannya:

  1. Memang majakaninya belum keluar, karena biasanya keluar antara 1 – 5 hari (bergantung tingkat kebersihan vagina, makin sedikit bakteri, ya makin lama keluarnya, makin kotor akan makin cepat keluarnya).
  2. Sudah keluar tapi berbentuk pasir saja. MAJAKANI KANZA kalau di vagina beberapa menit akan hancur kaya pasir, kalau masukinnya kurang dalam ya ga sempat dia nyedot bakteri, jadi kalau ga kena bakteri dia ga akan berubah bentuk (tetap jadi jamu semula tapi udah hancur jadi serpihan mirip pasir halus, ya pasti ga akan berasa saat MAJAKANI keluar.
  3. Sebenarnya sudah keluar bakteri yg berbentuk seperti tisu basah, tapi keluarnya di toilet saat BAB/ BAK sehingga orang tersebut ga ngerasa/ ngelihat saat ampas jamu bakteri keputihannya itu keluar karena udah telanjur kesiram air dan hilang di WC. Nah itu semua kemungkinan yg bisa menjawab pertanyaan ke mana MAJAKANI KANZA. Yg jelas, tidak pernah ada kejadian MAJAKANI ga keluar lg atau ngendap dalam vagina.

– Kenapa keluar zat-zat asing dari miss V (kuning, putih, coklat, pink, butek, bahkan sampai merah darah, gumpalan jaringan/ daging/ nanah utk penyakit reproduksi seperti kista/ tumor/ miom, setelah pemakaian MAJAKANI KANZA?

Jawaban:

Pas kita haid, tidak semua darah sisa haid akan keluar, jadi akan ada penumpukan sedikit demi sedikit selama bertahun-tahun, makanya banyak wanita menderita penyakit seperti kista, miom, tumor, bahkan kanker serviks dan kanker rahim, yg merupakan pembunuh Nomor 1 para wanita di dunia saat ini. Nah dari pembalut yg biasa kita pakai saat haid, serat-seratnya pun tersedot ke dalam vagina dan sekitar rahim kita, itupun sumber penyakit tadi. Makanya sekarang ada pembalut-pembalut sehat anti kanker, tapi harganya mahal khan..? Maka, tidak diragukan lagi, penggunaan MAJAKANI KANZA ini sangat menguntungkan dan bermanfaat bagi kita, tidak mahal, alami, tanpa resiko/ efek samping sama sekali. Bonusnya: suami makin nempel kaya perangko 😉

– Pasti berhasil ya sis?

Jawaban:

Sudah terjual ratusan ribu kotak dan permintaan akan MAJAKANI KANZA semakin bertambah setiap harinya, bukan hanya dari seluruh Indonesia tapi juga kami mengekspor ke Negara-negara lain seperti Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Hongkong, Taiwan, Arab Saudi.

Testi nyata ribuan.

– Ada BPOM ga sis?

Jawaban:

Sebagai warga Negara yg taat hukum, kami sudah mendaftarkan MAJAKANI KANZA ke BPOM pada tanggal 1 Agustus 2012. Jawaban BPOM, karena produksi jamu majakani kami termasuk tradisional dan manual, penjualannya pun hanya dari mulut ke mulut (tidak masuk took). Jadi menurut BPOM, produk kami tidak perlu didaftarkan kategori UMOT karena bukan termasuk usaha skala besar yg memakai alat canggih.

Berikut isi dari Peraturan Menteri Kesehatan RI No 007 Tahun 2012 tentang Registrasi Obat Tradisional khususnya Bab II mengenai Izin Edar:

Pasal 2:

(1) Obat tradisional yg diedarkan di wilayah Indonesia wajib memiliki izin edar.

(2) Izin edar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan oleh Kepala Badan.

(3) Pemberian izin edar sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan melalui mekanisme registrasi sesuai dengan tata laksana yg ditetapkan.

Pasal 3:

Izin edar berlaku 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang selama memenuhi persyaratan.

Pasal 4:

Dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) terhadap:

  1. obat tradisional yg dibuat oleh usaha jamu racikan dan usaha jamu gendong;
  2. simplisia dan sediaan galenik untuk keperluan industri dan keperluan layanan pengobatan tradisional;
  3. obat tradisional yg digunakan untuk penelitian, sampel untuk registrasi dan pameran dalam jumlah terbatas dan tidak diperjualbelikan.

Jadi, seperti jamu gendong buatan rumahan dan berskala kecil, jamu MAJAKANI KANZA ini juga merupakan jamu racikan. Sehingga menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No 007 Tahun 2012 tentang Registrasi Obat Tradisional, jamu MAJAKANI KANZA ini TIDAK termasuk obat tradisional yg berlu berizin BPOM.

Komentar ditutup, tetapi trackback dan pingback dibuka.